Senin, 26 November 2012

Pemanfaatan Media Pemelajaran Untuk Membangun Minat Belajar Siswa

Pemanfaatan Multimedia Pembelajaran

Pemanfaatan multimedia pembelajaran saat ini sudah banyak diproduksi dan diterapkan disekolah-sekolah, universitas maupun lembaga diklat. Multimedia pembelajaran yang baik adalah paket yg dapat mengakomodasi semua konsep ICT yang sesuai untuk siapa, kapan dan dimana multimedia tersebut digunakan. Karena sebaik dan secanggih apapun multimedia pembelajaran dibuat kalau tidak dapat  dicerna dengan  udah oleh pembelajar maka artinya media tersebut tidak baikkarena tidak memberikan tambahan pemahaman pada pembelajar.
Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) yang sangat pesat menyebabkan munculnya berbagai gejala sosial dan perubahan dalam masyarakat, hal ini memerlukan kesiapan diri dari sumber daya manusia. Guna mengantisipasinya diperlukan program pendidikan yang berkualitas, yang menyediakan berbagai pengetahuan, keterampilan dan nilai-nilai yang luas, sehingga menghasilkan sumber daya manusia yang tangguhm mandiri tanggung jawab dalam menghadapi tantangan dimasa depan.
Dalam tahun-tahun belakangan ini telah terjadi pergeseran paradigma dalam pembelajaran kearah paradigma konstruktivisme, [1] Menurut pandangan ini bahwa pengetahuan tidak begitu saja bisa ditransfer oleh guru kepikiran siswa, tetapi pengetahuan tersebut dikonstrksi didalam pikiran siswa itu sendiri. Guru bukanlah satu-satunya sumber belajar bagi siswa (teacher centered), tetapi yang lebih diharapkan adalah bahwa pembelajaran berpusat pada siswa (student centered). Dalam kondisi seperti ini, guru atau pengajar lebih banyak berfungsi sebagai fasilitator pembelajaran. Jadi, siswa sebaiknya secara aktif berinteraksi dengan sumber belajar, yaitu lingkungan.
Oleh karena itu, guru harus memiliki pengetahuan dan pemahaman yang cukup tentang media pembelajaran. Peningkatan kualitas pendidikan melalui peningkatan kualitas pembelajaran merupakan salah satu cara yang dapat ditempuh dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan disekolah. Peningkatan kualitas pembelajaran juga memiliki makna strategis dan berdampak positif, berupa (1) peningkatan kemampuan dalam menyelesaikan masalah pendidikan dan pembelajaran yang dihadapi secara nyata, (2) peningkatan kualitas masukan, proses dan hasil belajar, (3) peningkatan Keprofesional pendidik. Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk menigkatkan mutu pembelajaran guru dan siswa tidak hanya dilakukan melalui hubungan tatap muka tetapi juga dilakukan dengan menggunakan multimedia berbasis e-learning.

0 komentar:

Poskan Komentar